Sabtu, 30 November 2013

Mengatasi Layar Hitam (Hanya ada cursor saja)


KSOD (blacK-Screen-of-Death)

Jika anda pernah mengalaminya pasti anda binggung. Hal seperti ini biasa disebut “KSOD” atau “blacK-Screen-of-Death” Sesaat setelah booting dan masuk ke desktop, layar Windows tiba-tiba berubah menjadi hitam dan hanya ada kursor saja. Mungkin sedikit aneh untuk sebagian orang, karena komputer atau laptopyang digunakan tidak terinfeksi virus. Layar Windows menjadi Blank dan hanya ada kursor terjadi karena nilai yang ada pada registry berubah, bisa karena virus/malware dan juga setelah membersihkan virus/malware pada flashdisk yang baru saja dicolok ke komputer maupun laptop. Satu hal lagi, terkadang security updatedari windows bisa menyebabkan "KSOD"

Saya mengalami hal ini setelah membersihkan virus di flashdisk teman pada laptop saya. Saat di rumah, saya nyalakan laptop dan layar langsung berubah menjadi hitam dan hanya menyisakan kursor saja tanpa adataskbar maupun ikon pada layar desktop. Padahal, laptop saya bersih dari virus/malware.

Penting!!!: Saya tidak akan membuat tutorial jika saya tidak mencobanya terlebih dahulu dan berhasil. Selain itu, saya juga memberikkan solusi alternatifnya. Kesalahan pada PC/Laptop Anda dikarenakan tidak membaca secara cermat keseluruhan isi artikel dan komentar pada artikel ini.


Jika Anda masih awam dengan Registry, saya sarankan untuk menggunakan Windows Recovery Disc untuk memperbaiki startup (Startup Repair). Silakan baca artikelnya disini > Windows 7 Recovery Discs atauWindows 8 Recovery Discs.

Anda tidak perlu install ulang Windows, cukup ikuti langkah-langkah berikut ini:

- Tekan “CTRL + ALT + DEL”, lalu pilih “Task Manager”.

- Pada “Task Manager”, klik “File > New Task (Run...)”, ketikkan “regedit” tanpa tanda kutip.

- Setelah “Registry Editor” terbuka, cari folder registry “Winlogon”:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon

- Jika sudah, pada bagian kanan cari String “Shell” dan “Userinit”.

- Normalnya nilai dari “Shell” berisi:
explorer.exe

Jika berbeda, ubahlah nilainya seperti diatas.

- Normalnya nilai dari “Userinit” berisi:
C:\Windows\system32\userinit.exe,

Jika berbeda, ubahlah nilainya seperti diatas.
*Catatan: Ada tanda koma “,” pada akhir “userinit.exe” dan biasanya masalah terjadi disini karena kurang tanda "\" (slash) seperti "C:\Windows\system32userinit.exe,".
- Setelah selesai, restart komputer atau laptop anda dan Windows anda sudah kembali normal.


Cara Lain (Task Manager: Bisa):

1. Buka Command Prompt (CMD) > ketik sfc /scannow. Setelah selesai silakan restart PC Anda.

2. Jika tidak ingin repot dengan langkah diatas, anda bisa menggunakan “FixShell” buatan Prevx. Silakan unduh “DI SINI”.

Cara Lain (Task Manager: Tidak Bisa):

Cara paling aman adalah menggunakan Windows Recovery Disc lalu burning ke dalam CD-R dan booting untuk memperbaiki startup (Startup Repair). Silakan baca artikelnya disini > Windows 7 Recovery Discs atauWindows 8 Recovery Discs.

Ada cara lagi yang ini, tapi saya "tidak" anjurkan untuk (sering) melakukannya karena dapat berdampak pada harddisk Anda. Karena sama saja memutus tiba-tiba aliran listrik pada PC/Laptop saat harddisk masih menyala (berputar) yang bisa menyebabkan keping harddisk tergores oleh head (jarum pembaca keping harddisk) dan mengakibatkan bad sector pada harddisk.

Do It At Your Own Risk! 
1. Restart atau hidupkan PC/Laptop.
2. Tekan tombol "Power" (sekitar 5 detik) sampai PC/Laptop benar-benar mati.
3. Kemudian hidupkan lagi PC/Laptop Anda.


Semoga artikel ini dapat membantu Anda dan jangan lupa berdoa. :)

Cara Mengatasi Overheat Pada Laptop / Notebook.


Ada banyak indikasi yang timbul apabila laptop atau notebook anda mengalami suhu yang tidak normal atau overheat, dan biasanya dampak yang ditimbulkan akibat overheat tersebut meliputi perfoma atau kinerja laptop / notebook anda akan berubah signifikan bahkan sampai dengan kerusakan total pada komponen hardware laptop anda.
Apa saja gejala yang ditimbulkan akibat dari laptop atau notebook anda terlalu panas / overheat..

Silahkan anda simak beberapa kondisi gejala dan indikasi indikasi dibawah ini:
  • Kinerja dan performa laptop anda akan menurun
  • laptop atau notebook anda terkadang mengeluarkan bunyi bising bahkan beep tidak normal disebabkan rotasi dari fan berputar lebih kencang.
  • Temperatur dan suhu yang tidak normal berkisar 60-90 derajat (biasanya saat kita pegang di bagian permukaan mousepad dan sekitarnya akan terasa panas atau tidak normal)
  • adanya hembusan dan dorongan udara yang terasa panas dan tidak seperti biasanya yang berasal dari lubang output case (keluaran udara untuk temperatur yang telah disediakan di case laptop)
  • Laptop atau notebook anda terkadang reboot atau bahkan mati dengan sendirinya (estimasi per 5 menit s/d 1 jam)
  • CPU usage berkisar mencapai 90 - 100 % di sistem properties
Beberapa faktor penyebab laptop / notebook anda overheat terlalu panas, salah satunya:
  • Banyaknya debu atau kotoran yang menempel dan menyumbat sirkulasi udara buang dari case laptop
  • Debu dan kotoran yang menempel di bagian fan dan heatsink berdampak nilai konduktifitas kalor tidak terurai dengansempurna
  • Pemakaian yang terlalu lama dan tidak wanajar tanpa memakai fan tambahan seperti coolpad(kipas tambahan)
  • Sumber daya listrik tidak normal ketika menjalankan mode power DC (tanpa battere)
  • Tidak berfungsinya fan atau blower secara normal diakibatkan kerusakan atau usia dari hardware laptop tersebut.
Cara dan solusi penanganan laptop / notebook overheat :

  1. Gunakanlah selalu Coolpad (kipas tambahan) apabila penggunaan laptop / notebook akan berlangsung lama.
Direkomendasikan memilih coolpad yang memiliki 3 rotor fan, karena memiliki tingkat redam suhu yang baik.




2. Bongkar / buka total laptop atau notebook anda, kemudian bersihkan komponen hardware terutama fan dari debu dan kotoran yang menyumbat di dalam case laptop.
 Pastikan sebelum anda membongkar total laptop / notebook sebaiknya gunakan sarung tangan guna menghindari listrik statis bahkan jika diperlukan pelajari dahulu struktur arsitektur susunan komponen hardware sebelum proses pembongkaran untuk memudahkan dalam tahap pembersihan
3. Jika thermal pad ditemukan sudah dalam kondisi kering atau sudah tidak layaksebaiknya diganti saja

Thermal pad atau pasta berbentuk kotak khusus dirancang untuk menganti pasta yang sudah usang agar lebih praktis

4. Atau jika tidak mempunyai thermal pad (lihat pada nomer 3) bisa mengganti dengan pasta thermal biasa atau dengan pasta thermal suntik (inject paste thermal) agar lebih mudah.

Demikianlah cara mengatasi overheat atau suhu tidak normal pada laptop / notebook anda, semoga bisa bermanfaat.

Lirik + Chord Gitar Lagu Endank Soekamti "Semoga di Neraka"




Intro: B...
        E B A E E B A B
[*]
    E                       G#m
saat itu aku siap memburu
               A                   G#m
dan takkan ragu ragu mengakhiri hidupmu
               A                  E
ku pikir bijaksana sangat luar biasa
               F#                 B
ternyata itu salahku takut masuk penjara

[**]
           E                        G#m
dan ketika mulut telah berbusa
                          A                      G#m
mengucap kata kata murka pada dirinya
                                 A                             E
yang membuatku cemburu hancur tak menentu
              F#                         B
ketika itu juga aku telah bersumpah

Reff:
              E            B            C#m
dan tak ada air mata yang tersisa
            G#m            A              E                  
semua sirna semoga kau di neraka bersamanya
             E               B              C#m         G#m
semua harus kurelakan untuk apa kusesalkan
           A              E                B
putus tiga cintaku tumbuh sejuta

Interlude: Intro 
Back to [*],Reff

Interlude: D A E B D A B (2X)
Ooo...
Back to Reff:2x
oooo...
oooo...
Back to Reff 2x